do not piracy!

do not piracy!
this blog is my creativity

Sabtu, 09 November 2013

novela : 9 November 2013

Sudah satu minggu tidak ada kabar dari Nadine, tugas perkuliahan sudah dibereskan Cerella dalam waktu lima hari tanpa kericuhan. Sisa waktunya yang lain dia pakai untuk mulai memikirkan beberapa hal baru yang bisa jadi akan memberikannya pengalaman berbeda.

Baru setengah jalan berfikir dan menyusun rencana, panggilan di ponselnya mengusik. Nama Garren disana.

"Ya?" Cerella tidak perlu dua kali berfikir untuk tidak menjawab panggilan itu.
"Aku akan menemukan Nadine." Suara itu terdenger penuh keyakinan.
"Kamu mau mencarinya kemana?" Cerella menutup dan segera merapikan semua pekerjaannya disaat yang bersamaan.
"Aku ingat, dia pernah menyebut tentang sebuah kafe di pinggiran kota."
"Oh, kamu mau pergi sekarang?" Cerella beranjak dari dudukna, dan memandang dirinya di depan cermin.
"Ya, aku tidak membuka kafe hari ini. Lagi pula, sudah satu minggu tak ada Nadine, aku khawatir." Terdengar Garren menghela nafasnya panjang.

Kamis, 07 November 2013

novela : 7 November 2013

Cerella memutuskan untuk sibuk sekolah saja, bahkan ia mengabaikan beberapa pesan yang masuk ke ponselnya. Bahkan pesan panggilan dari Nadine, serasa jadi orang yang sangat dibutuhkan akhirnya Cerella menghubungi Nadine setelah bertumpuk pesan memenuhi kotak masuknya.

"Kamu kenapa?" Cerella merendahkan nada bicaranya.
"Jangan terlalu sibuk, nanti kamu lupa berkawan." Nadine terdengar acuh.
"Ada perlu penting sekali sampai mengirimiku banyak pesan?" Cerella langsung ke pokok pembicaraan.
"Aku rasa aku akan pergi ke luar kota untuk beberapa hari. Apa kamu mau ikut?" Nadine terdengar seperti berpinta.
"Aku harus minta izin dulu pada mama, dan lagi pula, kapan kamu mau berangkat? Aku masih ada beberapa tugas minggu ini." Cerella sedang sangat ingin menolak ajakan itu sekarang.

Rabu, 06 November 2013

novela : 6 November 2013

Cerella sudah beradaptasi sekarang, kegiatan belajar dan kesibukan menjelajah Paris dilakukannya dengan suka cita. Bersama scooter putih yang dinamainya 'blancheur' dan nama itu mendapat protes keras dari Nadine.

"Jangan terbiasa menamai barang-barangmu." Nadine bersungut sebal saat Cerella mengumumkan nama scooternya.

Selasa, 05 November 2013

catatan : 5 November 2013

haihaihaihai

aku sedang di warnet adikku...
meminjam pc, dan mencoba menulis beberapa kata dengan konsentrasi yang berantakan.

tapi memang masih ada waktu untuk merangkai beberapa kalimat. kenapa tidak melakukannya?

apa kalian sudah menulis hari ini?


novela : 5 November 2013

Matahari tak terlalu terik, tapi kesenangan apa yang bisa dinikmati saat siang hari? Nadine memilih gelato rasa vanila beraroma mint berwarna putih, menikmatinya dalam diam dan berisik di telinganya. Alunan jazz khas Jacques Loussier memenuhi ruang dengarnya.
Cerella tampak sibuk dengan ponsel pintarnya, dan beberapa lembar kertas yang tercecer yang harus diterjemahkannya untuk dapat dipahaminya.

"Tenang saja, mereka memakai bahasa Inggris untuk perkuliahan." Nadine tampak mulai sebal dengan kesibukan Cerella yang tak juga selesai.

Senin, 04 November 2013

novela : 4 November 2013 (2)

Bachelor Fashion Design & Technology.

Awal kegiatan belajar ada di minggu kedua, dan masih satu minggu lagi sebelum kelas dimulai. Cerella sudah menghafal beberapa rute bersepeda yang harus selalu dilaluinya setiap hari. Tapi kemudian pagi ini sang mama memberinya sebuah kejutan.

"Semoga kamu suka." Nyonya Stevan membuka kain penutup hadiah itu.

novela : 4 November 2013

Cerella membiarkan kopinya dingin, sudah hampir satu jam dia menunggu Nadine di toko rotinya. rasanya sudah tidak sabar, tapi dia tidak punya pilihan lain selain menunggu. Beberapa pengunjung yang duduk di kafe sudah berganti, tapi Cerella masih belum beranjak kemana-mana.

Sesaat Garren menyadari Cerella tampak jenuh, ia datang dengan sebuah muffin keju yang baru matang. Garren meletakkkannya di sisi gelas kopi Cerella yang mulai dingin.

"Besok lagi, lebih baik kamu bawa sesuatu untuk dikerjakan kalau sedang menunggu Nadine." Garren segera berlalu, dia tidak menemukan wajah Cerella yang berusaha tersenyum untuk mengucapkan terima kasih.

Sabtu, 02 November 2013

novela : 2 November 2013


Nadine menatap langit Paris yang cerah, seharusnya dia tidak sedang bersantai sekarang. Ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikannya sebelum jam makan siang para pekerja toko. Toko tua yang entah kenapa mereka bilang adalah warisan terbaik yang pernah ada dan para orang tua itu bilang kelak akan diberikan padanya kalau ia sudah menikah kelak.


Sekali lagi Nadine menghela nafasnya panjang, ia tidak yakin akan memulai kesibukannya sekarang. Ia hanya ingin menikmati secangkir kopi, sekerat roti dengan keju, lalu pergi kehadapan kanvas dan melumuri dirinya dengan berwarna-warni can minyak yang akan membuatnya merasa harus berlibur sepanjang musim gugur.

Tapi seketika ponsel di sakunya berdering, sebuah panggilan masuk. Garren.

Nadine ingin tidak menjawab panggilan itu, dia segera bengkit dari duduknya dan meraih tas yang sedari tadi menjadi alas kepalanya sepanjang ia berbaring memandangi langit cerah di taman luas tempat banyak orang menghabiskan waktu memandangi menara Eiffel.


Jumat, 01 November 2013

catatan : 1 November 2013

aku sudah berjanji pada diriku sendiri, untuk serius dengan apa yang jadi pilihanku. dan mulai hari ini aku sudah mencatatkan apa yang menjadi target dari pilihanku.
aku akan menulis, agar aku bisa ditemukan. 

novela : 1 November 2013

Cerella, tidak ada pilihan nama yang lain yang akan diberikan pada bayi cantik nan mungil itu. Nama pemberian sang kakek yang saat ia dilahirkan, sudah tidak bisa menemuinya lagi.

"Papi pasti akan sangat bahagia kalau bisa memeluknya." Perempuan muda itu tersenyum menatap bayinya yang lelap dalam pelukannya.

"June Cerella." Dan si bayi tidak menjawab, desah nafas kecilnya yang teratur menandakan ia terlelap dalam nyaman di hari pertama kehidupannya.